Ummi, selaku ibu pemilik pesantren, untuk pulang ke Ciputat. Tadinya mah disuruh presentasi (kata Abi). Dan sudah Izin ke Ummi, lalu izin ke Ustad. Ihsan berangkat bersama sama ;; Latif, Enggar, Alif Taufik, Aip dan Rizal. Mereka semua pergi ke tujuannya masing masing. Ihsan niatnya pulang ke Ciputat, tapi karena banyak masalah, jadi Ihsan ikut bersama Rizal ke Bandung. Berangkatnya jam 09.00, berangkat dari pesantren sampai naik mini bus bersama sama, dan ketika sudah sampai di tasik, mereka berpisah, grupnya si Enggar ke Pol Primajasa sedangkan Ihsan & Rizal ke Pol Budiman. Ternyata di Bandung sedanga ada banjir. Ihsan dan Rizal pun menunggu bisnya sampai sore.Banyak kesempatan untuk pulang. Ketika kelas IX (sembilan) UN. Disaat sekolah libur Ihsan meminta Izin kepada
Ihsan dan Rizal sangat kecewa, karena sudah menunggu lama di Pol Budiman. Dan akhirnya pun Ihsan naik ke bus.
Sesampai di Bandung Ihsan turun di Cibiru, lalu naik angkot ke Metro, dan sesmpai di Metro Ihsan dan Rizal jalan kaki untuk pergi ke rumahnya Rizal, karena Rumah Rizal ada di komplek.
Ihsan dan Rizal banyak pengalaman hangat, terutama; Ihsan bertemu dengan wanita yang sangat cantik, lebih lebih dari Firda. Namanya Sahda, Dia tinggal di komplek sebelah, dia keturunan Turky, Ketemunya ketika Ihsan beli Seblak (Makanan sejenis krupuk dan di campur dengan ramuan khusus)
Di Bandung banyak yang aneh aneh, tapi sama aja kayak di Jakarta.



